Manusia Karet Julia Gunthel


Manusia Karet

Memang tiada henti dan mengatakan wow keren abis, aduh gimana rasanya yah... sesaat melihat tubuh nan cantik ini melekukkan tubuhnya sehingga bisa membentuk posisi yang diinginkannya seperti posisi sebagai kaki meja misalnya. Inilah dia Zlata nama panggilan Manusia Karet asal kelahiran Rusia yang berjenis kelamin Perempuan. Dia mempunyai bakat yang tidak semua orang bisa menirunya, dengan kelenturan tubuh yang ia miliki. Dia tidak menyia nyiakan bakatnya untuk dilihat banyak orang yang kagum akan kemampuannya.

Dalam sesi pemotretannya perempuan yang berusia 27 tahun ini tampil dalam pose pembuatan kalender yang beratraksi bergambar dirinya. Gunthel yang sekarang ini tinggal di Jerman yang berkostum perempuan karir di jaman 1980 an. Pemotretan yang berlatar belakang perkantoran mendukung atas aksinya ini dengan tema yang bersinggungan.

Dengan penuh atraksi tubuhnya dalam pose-pose yang sangat istimewa tersebut, dia memperagakan berbagai macam pose yang sangat menarik untuk diabadikan dalam kalender tahunan ini, Kalender yang dibuat pada seri tahun 2013 lampau tapi masih menarik untuk disimak dan dilihat.

Saat Julia Gunthel ditanya tentang kelenturannya tersebut, dia dengan mudah mengatakan Saya tidak menerapkan diet khusus. Tapi, saya mendisiplinkan diri untuk melatih setiap bagian otot agar tetap Fleksibel.

Tak heran dengan kemampuannya yang dia miliki diberi julukan Goddess of Flexibility dari manusia karet ini, Julia Gunthel berambisi untuk dapat menaklukkan Hollywood.

Jepretan pose dirinya dalam sesi kalender seperti terlihat dibawah ini.


Dirangkum dari berbagai sumber.

Lidah Panjang Adrianne Lewis Gadis Amerika


Adrianne Lewis

Rekod Dunia Guinness terbaru untuk seseorang yang mempunyai lidah terpanjang, sekarang dipegang oleh gadis asal Kota Michigan, Amerika Serikat yang bernama Adrianne Lewis. Kini dia berusia 18 tahun yang telah memecahkan rekod baru dalam catatan Rekod Dunia Guinness.

Nick Stoeberi adalah pemegang rekor untuk lidah terpanjang sebelumnya, namun saat ini telah ditemukan kembali dengan catatan baru kembali. lidah terpajang yang dimiliki Nick sepanjang 3.9 inch sedangkan rekor baru dipecahkan oleh gadis Lewis sepanjang 4 inch. Memang beda tipis dalam pengukuran tapi walaupun demikian itulah kenyataan yang di dapat dan dicatat dalam buku Rekod Dunia Guinness.

Adrianne Lewis sempat menggegerkan dunia sosial dengan penampilan gambarnya yang menjulurkan keluar lidahnya dengan menyentuh dipermukaan mukanya seperti menyentuh dagu, hidung apalagi dengan menyentuh matanya dengan sedikit bantuan lainnya. Itulah yang membuat takjub banyak orang terhadap gadis muda belia ini. Apakah Anda ingin memiliki lidah seperti itu ??? ya atau tidak...

Namun dari cerita yang ia utarakan pada umur 13 tahun pernah mencoba ikut dalam program ternama diAmerika Serikat yaitu Ripley's Believe It or Not setelah mengetahui kelebihan yang ia miliki dengan lidah panjangnya tersebut.

Lidah Panjang
Siapa yang dapat menduga keluarga besarnya pun mempunyai lidah berukuran ekstra tapi tidak sepanjang lewis, seperti yang dimiliki oleh ibu, nenek dan pamannya. Lewis semasa kecil merasa kurang percaya diri dengan apa yang ia punya dari lidahnya. Namun ia berkata Saya sering diejek, Tapi lama-lama saya tahu bahwa ini berkah. Seperti yang dikutip dari Daily Mail, Sabtu (09/05) Lewis mengatakan Aku merasa harus bisa melakukan sesuatu dengan lidah panjang ini.

Diambil dari berbagai sumber.

Manusia Tertinggi Di Indonesia


Suparwono
Setiap manusia yang dilahirkan mempunyai keunikan tersendiri sehingga manusia merupakan mahluk yang mulia diantara semuanya. Manusia mempunyai akal dan pikiran yang apabila dipergunakan dengan maksimal dapat mengetahui sesuatu yang diinginkannya tapi semua itu tak lepas dari ijin Tuhan yang menciptakannya. Pergunakanlah kelebihan yang kita miliki untuk membuat amal kebaikan untuk orang disekitar kita.

Seperti halnya dengan Suparwono yang tercatat sebagai manusia paling tinggi di Indonesia. Dia terlahir dari pasangan suami isteri bernama Sugito dan Siti Aisyah, Suparwono lahir di Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung tanggal 4 November 1985. Suparwono merupakan anak keempat dari lima bersaudara dalam keluarga. Singkat cerita saat lahir ia tidak jauh berbeda dengan bayi lainnya, ia terlahir dengan bobot normal yakni empat kilogram. Tapi saat pertumbuhan atas tubuhnya ia memiliki tanda yang tidak biasanya dengan memiliki tulang yang besar. Ia tumbuh tinggi melebihi tinggi rata-rata diantara teman sebayanya.

Suparwono hanya bersekolah sampai dengan tamatan sekolah dasar disebabkan ia malu dengan keadaanya tubuhnya yang beda dengan rekan seusianya. Teman-teman sekolah dasarnya yang berhasil lulus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu sekolah lanjutan tingkat pertama, namun lain dengan Suparwono yang memilih untuk berhenti bersekolah dan dicukupkan sampai sekolah dasar saja. Hal ini disebabkan ia minder karena tidak memiliki sepatu untuk bersekolah, karena untuk memakai sepatu dengan ukuran tubuhnya tidak mudah untuk dibeli dipasaran atau toko sepatu pada umumnya yang menyediakan nomer standar yang lazim dijual.

Semenjak itu Suparwono mempunyai kegiatan sebagai petani, dengan keadaanya tubuhnya yang terus berkembang dan meninggi. Suparwono pun berhenti menjadi seorang petani, ia memiliki tinggi tubuh hingga 2.25 meter pada usia 15 tahun. Salah satu Klub basket bernama Pacific Caesar Surabaya, Jawa Timur merekrut Suparwono untuk bergabung bersama teamnya. Klub bola basker Pacific Caesar kala itu masih tergabung dalam laga Kompetisi Basket Primer yang disingkat Kobatama.

Suparwono berkarir didunia bola basket tidak terlalu lama karena sewaktu bermain ia mengalami cedera lutut yang cukup parah. Karirnya sebagai atlet profesional terhenti dan harus menepi dari lapangan. Dengan usaha dan kerja keras keluarga untuk memberikan pengobatan terhadap Suparwono tak kunjung sembuh. Akhirnya ia melepaskan karirnya sebagai atlet bola basket profesional karena cedera lutut yang ia alami.

Catatan rekor oleh Museum Rekor Global Indonesia (MURI) terhadap diri Suparwono yang dinobatkan sebagai manusia paling tinggi di Indonesia dengan tinggi 2.41 meter (241 cm).

Sumber : Binasyifa.com

Louisa Bernadette Indrawati Wanita Terpendek Di Indonesia

Wanita Terpendek Di Indonesia
Ilustrasi dari TabloidNova
Siapa yang tidak menginginkan bila telah mengerti dan memahami arti akan mempunyai tubuh yang sempurna sebagai manusia. Memiliki wajah yang sempurna, tangan dan kaki serta kelengkapan yang dimiliki oleh tubuh manusia secara utuh dan sempurna di mata manusia pula. Apalagi bila wanita ingin memiliki paras yang cantik, tubuh yang menarik, dengan proporsi yang didambakan oleh setiap wanita pada umumnya. Bagaimana dengan anda sendiri baik wanita ataupun pria ? tentu menginginkan sesuai yang anda mau terhadap sang pencipta. Seperti contohnya pingin mempunyai hidung yang mancung dengan paras yang cantik atau guanteng. Namun lain halnya dengan Louisa Bernadette Indrawati (41) yang mempunyai tinggi badan hanya 74 cm. Ia pun tidak mempunyai tangan dan kaki yang sempurna seperti kebanyakan orang pada umumnya.

Louisa Bernadette Indrawati (41) lahir pada tanggal 27 Mei 1974 di Kediri, lahir dari pasangan Sukardji Kusno dan Maria Magdalena Sriyati. Ia semasa kecil telah menyadari akan keadaan tubuh yang dimiliki berbeda dengan teman di lingkungannya. Hal itulah yang menyebabkan Ia menjadi minder dan menjadi tidak percaya diri. Suatu waktu dia menanyakan akan keadaanya kepada kedua orang tuanya tercinta. Kedua orang tuanya dengan bijak menjawab engkau merupakan anak yang luar biasa yang dititipkan sang Pencipta terhadap kami tidak berbeda dengan orang lain. Sang Pencipta memberikan kepada setiap umat manusia akan kekurangan serta kelebihannya masing-masing. Maka dari pada itu engkau pun memiliki kelebihan dibandingkan anak yang lainnya, tutur kedua orang tuanya pula.

Semenjak perkataan dari kedua orang tuanya tersebut Ia menjadi semangat dan tidak minder kembali tentang tubuhnya yang pendek tersebut. Ia tidak mau bersekolah di sekolah anak cacat justru di sekolah umum seperti anak yang lainnya. Ia penuh semangat serta mandiri dalam bersekolah, beranjak dewasa tanpa sepengetahuan orang tuanya Ia mengambil pendidikan komputer hingga lulus Diploma Tiga. Walaupun di perguruan tinggi ia mengambil kuliah hukum atas anjurannya ayahnya yang seorang jaksa.

Louisa Bernadette Indrawati berkerja disalah satu perusahaan computer, dikarenakan ketertarikannya akan teknologi. Louisa mengadopsi seorang bayi yang berumur 20 hari dan diberi nama Maria Rosa Widya Buana, dengan mendidik serta penuh cinta kasih akan bayi tersebut. Bagaimana dengan anda ? apakah bisa mencontoh dengan apa yang dilakukan oleh Louisa Bernadette Indrawati !.

Semua orang hidup berpasangan, ada pria pasti ada wanita. Itulah jalan ketentuan hidup dimuka bumi ini diciptakan oleh-Nya. Tak terkecuali terhadap wanita terpendek di Indonesia ini, Louisa Bernadette Indrawati menikah dengan Handoyo tepatnya pada tanggal 13 Oktober 2004. Dan dikarunia seorang bayi perempuan diberi nama Maria Gabriella Handoyo yang lahir pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2005 pada pukul 07:40 WIB di RSAB Harapan Kita. Bayi ini terlahir dengan sehat serta tingginya 40 cm, Bayi mungil nan cantik ini terlahir dengan selamat kedunia ini atas ijin Sang Pencipta. Bila menurut akal manusia itu semua sudah di luar akal sehat dan daya nalar. Keluarga bahagia ini sekarang bertempat tinggal di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tercatat di MURI Indonesia sebagai wanita terpendek di Indonesia pada Juni 2005 dengan tinggi 74 cm yang melahirkan walau dengan anak terlahir prematur.

Sumber : Anehdidunia.com